Analisis Saham SWID — PT Saraswanti Indoland Development Tbk
Barang Konsumen Non-Primer · Pariwisata & Rekreasi
Rp 109
-3.54%
Diperbarui: 14 Agu 2026, 10.53
587Market cap
15.00PER
2.13PBV
1.98%Dividend yield
16.350.800Volume hari ini (saham)
Ringkasan Emiten SWID
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) adalah emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sektor Barang Konsumen Non-Primer dan industri Pariwisata & Rekreasi. Halaman ini menyajikan ringkasan data pasar publik — harga, valuasi, dan berita terbaru — untuk membantu riset awal investor ritel Indonesia.
Untuk analisis mendalam, buka dashboard INDOSTOCK.AI: grafik teknikal, screener sektor Barang Konsumen Non-Primer, Analis AI, dan portfolio tracker P&L. Data quote disimpan di PostgreSQL dari scrape sumber publik dan dapat tertinggal beberapa menit dari pasar live.
Pada Jumat, 14 Agustus 2026, SWID membentuk candle merah (bearish) dengan O=Rp 114, H=Rp 115, L=Rp 105, C=Rp 109 tutup -3.54% vs penutupan sebelumnya. Rentang harian sekitar 9.17% dari harga penutupan.
Volume sesi terakhir 16.350.800 saham (~163.508 lot) — di bawah rata-rata 20 hari (partisipasi relatif lemah) (0.72× avg20).
Skor teknikal agregat 78/100 (kuat). Didorong terutama oleh kekuatan tren ADX (85), dengan konfirmasi indikator lain seimbang.
Bacaan indikator pada penutupan: ▼ DEATH CROSS AKTIF — MA50 < MA200, rebound mungkin sementara; RSI-14 Bullish zone (60.0); MACD Histogram positif (0.45); 🟢 TREN BULLISH — harga di atas Supertrend, momentum naik terkonfirmasi; ↔️ KONSOLIDASI NORMAL.
Ringkasan ini bersifat edukatif berdasarkan candle harian yang tersedia di database — bukan rekomendasi beli/jual.
Gabungkan fundamental (PER, PBV, pertumbuhan bisnis), teknikal (trend, RSI, volume), dan sentimen berita. INDOSTOCK.AI menyediakan grafik, screener, dan Analis AI untuk emiten PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID).
Dari mana data harga SWID di INDOSTOCK.AI?
Quote dan berita disimpan di PostgreSQL dari scrape sumber publik. Ini bukan feed resmi BEI — gunakan untuk edukasi dan riset, bukan sebagai saran investasi.