Apa itu trading plan saham?
Trading plan adalah dokumen rencana sebelum transaksi: alasan entry, harga stop loss, target take profit, ukuran posisi, dan skenario jika pasar bergerak melawan Anda.
Trading Plan INDOSTOCK.AI membantu Anda mendokumentasikan rencana sebelum masuk posisi: level entry, stop loss, target profit, rasio risk-reward, dan ukuran lot. Dengan rencana tertulis, emosi saat pasar volatil lebih terkendali — prinsip penting bagi trader IDX jangka pendek maupun swing.
Emiten populer: BBCA · BBRI · BMRI · TLKM · GOTO · ANTM · ADRO · ASII · UNVR · INDF
Gratis untuk eksplorasi. Login hanya diperlukan untuk fitur berbasis kredit AI.
Buka di Dashboard →Trading plan adalah dokumen rencana sebelum transaksi: alasan entry, harga stop loss, target take profit, ukuran posisi, dan skenario jika pasar bergerak melawan Anda.
Tidak. INDOSTOCK.AI adalah alat analisis dan perencanaan. Eksekusi beli/jual tetap dilakukan di aplikasi sekuritas Anda (Stockbit, Ajaib, dll.).
ATR (Average True Range) mengukur rata-rata lebar pergerakan harga harian — volatilitas, bukan arah tren. Di BEI penting karena ada gap saat buka sesi dan likuiditas yang tidak merata antar emiten. INDOSTOCK memakai buffer stop default 2.5×ATR(14) (lebih longgar dari tipikal pasar AS) agar stop tidak mudah tersentuh noise, sementara ukuran posisi tetap dijaga oleh batas risiko % modal.
Default stop IDX memakai buffer 2.5×ATR(14). Ukuran posisi = risiko toleransi (mis. 1–2% modal) ÷ (harga entri − stop loss). Anda bisa override SL/TP manual; Risk Calculation menampilkan ATR dan lot yang disarankan.