Analisis Saham BAIK — PT Bersama Mencapai Puncak Tbk.
Barang Konsumen Non-Primer · Pariwisata & Rekreasi
Rp 390
-14.85%
Diperbarui: 14 Agu 2026, 10.45
440Market cap
15.00PER
3.22PBV
—%Dividend yield
167.728.000Volume hari ini (saham)
Ringkasan Emiten BAIK
PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) adalah emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sektor Barang Konsumen Non-Primer dan industri Pariwisata & Rekreasi. Halaman ini menyajikan ringkasan data pasar publik — harga, valuasi, dan berita terbaru — untuk membantu riset awal investor ritel Indonesia.
Untuk analisis mendalam, buka dashboard INDOSTOCK.AI: grafik teknikal, screener sektor Barang Konsumen Non-Primer, Analis AI, dan portfolio tracker P&L. Data quote disimpan di PostgreSQL dari scrape sumber publik dan dapat tertinggal beberapa menit dari pasar live.
Pada Jumat, 14 Agustus 2026, BAIK membentuk candle merah (bearish) dengan O=Rp 458, H=Rp 478, L=Rp 390, C=Rp 390 tutup -14.85% vs penutupan sebelumnya. Rentang harian sekitar 22.56% dari harga penutupan.
Volume sesi terakhir 167.728.000 saham (~1.677.280 lot) — di atas rata-rata 20 hari (partisipasi relatif kuat) (4.29× avg20).
Skor teknikal agregat 50/100 (sedang). Campuran sinyal — kekuatan tren ADX terkuat (65), volume OBV paling lemah (35).
Bacaan indikator pada penutupan: ▲ GOLDEN CROSS AKTIF — MA50 > MA200, pantau pullback ke MA20; RSI-14 Oversold (19.0); MACD Histogram negatif (-44.19); 🔴 TREN BEARISH — harga di bawah Supertrend, tekanan turun aktif; ⚡ EXPANSION + OVERSOLD — rebound dengan volatilitas tinggi.
Ringkasan ini bersifat edukatif berdasarkan candle harian yang tersedia di database — bukan rekomendasi beli/jual.
Gabungkan fundamental (PER, PBV, pertumbuhan bisnis), teknikal (trend, RSI, volume), dan sentimen berita. INDOSTOCK.AI menyediakan grafik, screener, dan Analis AI untuk emiten PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK).
Dari mana data harga BAIK di INDOSTOCK.AI?
Quote dan berita disimpan di PostgreSQL dari scrape sumber publik. Ini bukan feed resmi BEI — gunakan untuk edukasi dan riset, bukan sebagai saran investasi.