Ulasan Pasar Saham IDX — 2 November 2026

Tim INDOSTOCK.AI

Diterbitkan · Diperbarui

Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan 2 November 2026 dengan aktivitas yang tetap ramai. Rekap berikut merangkum pergerakan pasar dari data INDOSTOCK.AI: saham dengan lonjakan volume, kenaikan harga 5-20% di akhir perdagangan. Pada sesi ini tidak ada saham yang memenuhi kriteria breakout yang terkonfirmasi. Data diambil dari penutupan perdagangan dan hanya untuk edukasi — bukan rekomendasi beli atau jual.

Ringkasan Pasar 2 November 2026

Pada 2 November 2026, total nilai transaksi tercatat Rp10.16 triliun dengan volume 28.0B lembar saham dari 963 emiten. Rincian breadth di bawah dihitung dari 833 saham yang data hariannya lengkap dan tervalidasi:

  • Saham menguat: 362
  • Saham melemah: 340
  • Saham stagnan: 131

Saham paling aktif (berdasarkan volume):

  • GOTO (GoTo Gojek Tokopedia Tbk.) — volume 4.3B, net asing +138.7M
  • BUMI (Bumi Resources Tbk.) — volume 3.8B, net asing +368.4M
  • BNBR (Bakrie & Brothers Tbk) — volume 970.6M, net asing +165.8M

5 Saham dengan Lonjakan Volume

Volume adalah energi pasar: kenaikan harga yang didukung volume di atas rata-rata lebih valid daripada pergerakan di pasar sepi. Saham berikut mencatat volume jauh di atas rata-rata 20 hari terakhir:

  • NANO (PT Nanotech Indonesia Global Tbk) — Rp25 (+4.17%) — volume 308.8M (3.3x rata-rata)
  • ISAT (PT Indosat Tbk) — Rp1.435 (+5.13%) — volume 176.9M (2.9x rata-rata)
  • VKTR (PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk) — Rp284 (+1.43%) — volume 522.3M (2.5x rata-rata)
  • DMAS (PT Puradelta Lestari Tbk.) — Rp172 (-6.01%) — volume 555.3M (2.3x rata-rata)
  • INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.) — Rp174 (+16.00%) — volume 590.1M (2.3x rata-rata)

5 Saham dengan Kenaikan 5-20%

Kenaikan di rentang 5-20% menandakan pergerakan yang berarti tanpa ekstrem (bukan auto reject atas). Saham-saham berikut memimpin kenaikan di akhir perdagangan:

  • BLTA (Berlian Laju Tanker Tbk) — Rp33 (+17.86%)
  • INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.) — Rp174 (+16.00%)
  • BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk.) — Rp2.070 (+15.32%)
  • ARII (Atlas Resources Tbk) — Rp520 (+14.54%)
  • KDTN (PT Puri Sentul Permai Tbk) — Rp284 (+13.60%)

Tidak Ada Saham Breakout

Breakout terjadi ketika harga menutup di atas level resistance terkuat 20 hari terakhir, dan lebih meyakinkan jika diiringi volume. Saham berikut menembus level tertinggi 20 hari:

  • Tidak ada saham yang memenuhi kriteria breakout pada hari ini.

5 Saham yang Perlu Diperhatikan Besok

Saham berikut layak masuk radar karena memiliki konfirmasi ganda — muncul di lebih dari satu sinyal (lonjakan volume, breakout, atau kenaikan harga) pada hari ini. Kombinasi sinyal membuat pergerakannya lebih mungkin berlanjut, tapi tetap perlu konfirmasi di sesi berikutnya:

  • INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.) — Rp174 (+16.00%) — volume 2.3x rata-rata + naik +16.0%
  • GZCO (Gozco Plantations Tbk) — Rp120 (+12.15%) — volume 2.6x rata-rata + naik +12.2%
  • KINO (PT Kino Indonesia Tbk) — Rp1.450 (+11.54%) — volume 4.1x rata-rata + naik +11.5%
  • LIFE (PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk.) — Rp10.025 (+11.39%) — volume 2.7x rata-rata + naik +11.4%
  • PTRO (Petrosea Tbk) — Rp2.570 (+10.78%) — volume 1.6x rata-rata + naik +10.8%

Cara Memakai Rekap Ini

Rekap harian ini adalah titik awal riset, bukan sinyal beli. Gunakan Screener Saham IDX untuk memfilter emiten dari daftar di atas berdasarkan fundamental (PER, PBV, ROE), lalu konfirmasi pergerakannya di Grafik & Indikator Teknikal. Untuk analisis lebih dalam, minta Analis AI merangkum kondisi emiten yang menarik perhatian Anda — semuanya dalam Bahasa Indonesia.

Sebelum mengambil keputusan, tetapkan trading plan dengan stop loss dan target yang jelas, dan pertimbangkan latihan di Simulasi Paper Trading untuk menguji strategi tanpa risiko modal.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu volume saham dan kenapa dipakai sebagai indikator?

Volume adalah jumlah saham yang berpindah tangan dalam satu periode. Lonjakan volume di atas rata-rata menandakan partisipasi pasar yang besar, sehingga pergerakan harga lebih valid dibanding saat pasar sepi. Dalam ulasan ini, saham dipilih jika volumenya minimal 1,5x rata-rata 20 hari terakhir.

Apa itu breakout saham?

Breakout adalah kondisi ketika harga menutup di atas level resistance — dalam ulasan ini, level tertinggi 20 hari terakhir. Breakout yang diiringi volume dianggap lebih kuat, meski tetap perlu konfirmasi dan manajemen risiko karena bisa terjadi false breakout.

Apakah daftar saham di ulasan ini rekomendasi beli?

Tidak. Ulasan ini adalah rekap data pasar untuk edukasi, bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset sendiri, gunakan analisis fundamental dan teknikal, dan kelola risiko dengan stop loss.

Kenapa memilih kenaikan 5-20% sebagai kriteria?

Rentang itu menandakan pergerakan yang signifikan tapi tidak ekstrem — berbeda dari saham yang menyentuh auto reject atas (biasanya >20% untuk papan utama). Saham dengan kenaikan ekstrem sering kali lebih spekulatif dan rawan koreksi.

Coba sekarang di INDOSTOCK.AI

Terapkan langkah di artikel ini langsung di dashboard analisis saham IDX.

Buka Dashboard →

INDOSTOCK.AI bukan penasihat investasi berlisensi. Informasi di situs ini untuk edukasi dan analisis semata, bukan rekomendasi beli atau jual efek. Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab pengguna.